Showing posts with label Techno. Show all posts
Showing posts with label Techno. Show all posts

Wednesday, 10 July 2013

Ayo share record game NinJump Androidmu disini

Sebagai pengguna Android tentunya kita tidak asing lagi dengan game NinJump, ya game yang satu ini memang tergolong ringan dan tentunya bisa dimainkan di semua gadget android Anda. Game ini sangat cocok untuk jika kita sedang menunggu antrian atau ingin sekedar menghabiskan waktu, karena itu ayo share rekor terbaik NinJump mu.


Ini rekor terbaik saya





Mungkin tidak terlalu besar tapi jika saya mau mengulanginya justru malah susah dan mendekati 7000 pun tidak. Karena itu ayo share rekormu!











Sunday, 7 July 2013

Tips menghemat battery laptop

Sebagai pengguna laptop kalian semua pasti pernah mengalami keadaan kehabisan battery padahal sedang asik-asiknya main internet dengan wifi gratisan di kampus. Nah untuk itu sebaiknya simak terus artikel dibawah ini supaya Anda tidak cepat kehabisan battery atau setidaknya bisa menunda dari kehabisan battery dan menemukan sumber daya listrik, sebelumnya baca juga cara mengetahui kondisi battery laptop

1. Atur screen brightness keposisi minimum
Dengan mengatur brightness ke posisi minimum maka konsumsi battery untuk layar akan berkurang, dan tentunya akan menambah waktu menyala battery.

2. Matikan suara
Jika tidak digunakan untuk video call atau streeming youtube sebaiknya matikan saja suara laptop, karena kadang ada website yang menggunakan background suara waktu kita membuka. Meskipun efeknya kecil tapi setidakanya akan menambah umur battery Anda.

3. Matikan proses yang tidak berguna
Semakin banyak proses yang berjalan sewaktu laptop dalam keadaan standby maka semakin banyak pula konsumsi daya yang diambil dari battery, hal ini dikarenakan prosesor membutuhkan daya yang lebih besar ketika melakukan proses. Jadi sebaiknya kita matikan saja proses yang tidak berguna.

4. Bebaskan USB dari peralatan tambahan
Jika Anda biasa mencharge HP dengan laptop atau menggunakan fan tambahan dengan listrik dari usb laptop maka sebaiknya tidak Anda gunakan sewaktu tidak ada sumber daya listrik. Karena peralatan tambahan tersebut mengkonsumsi battery yang sangat besar.

5. Gunakan software penghemat battery
Biasanya untuk laptop-laptop terbaru terdapat software bawaan untuk menghemat battery. Dan tiap merek biasanya berbeda-beda softwarenya. Cara kerjanya yaitu dengan menurunkan kecepatan prosesor, yang tentunya akan menghemat konsumsi battery. Biasanya ada tiga pilihan yaitu game untuk performa, multimedia untuk sekedar hiburan dan  office sekedar mengetik saja, efek dari software ini sangat berasa jika biasanya mode game laptop bisa menyala 1,5 jam maka jika mode office bisa 3,5 jam bahkan lebih. Tapi biasanya ketika dalam mode office laptop kita jadi agak lemot, dan ini wajar karena kecepatan prosesor menurun tapi ini sebanding dengan performa battery yang Anda dapatkan.

sekian

Saturday, 6 July 2013

Jenis-jenis layar ponsel/handphone

Banyak dari kita yang mempunyai smartphone canggih yang harganya mahal, mempunyai layar amoled atau bahkan super amoled tapi banyak dari kita yang tidak tau perbedaan layar-layar tersebut. Karena saya share tentang jenis-jenis layar ponsel dibawah ini

1. Layar monochrome / hitam putih

Layar jadul ini sangat jarang kita temuin di handphone jaman sekarang, kalau liat layar handphone gini jadi ingat masa-masa waktu SMP dulu, hp item putih. Untuk saat ini walaupun udah jarang tapi masih ada loh hp yg diproduksi dengan tipe layar item-putih, khususnya handphone low-end. Tapi ada satu yang menjadi kelebihan handphone dengan tipe layar ini, daya tahan baterainya lama banget! bahkan bisa sampe 1 minggu gak dicas-cas bisa bertahan, sebab layar ini gak butuh daya baterai yang besar.

2. Passive-Matrix Color Display


Yang termasuk menggunakan teknologi ini adalah layar STN dan CSTN. Tentunya tipe layar ini lebih manteb dikit dari sebelumnya, STN singkatan dari “Super Twisted Nematic” dan CSTN “Color Super Twisted Nematic”. Tipe layar handphone jenis ini udah mulai ada warnanya, walaupun masih pemula, tetapi inilah cikal bakal layar smartphone saat ini. 

CSTN sendiri merupakan tipe layar perbaikan dari STN, yang diperbaiki dari segi respons serta ketajaman warna yang lebih mumpuni dari STN, bahkan hampir mendekati kekuatan layar TFT. 


3.TFT
 
Teknologi ini digunakan oleh Layar TFT LCD (Thin Film Transistor), Tipe layar yang satu ini mulai mementingkan kualitas gambar, walaupun membutuhkan daya yang lebih besar alias boros dibandingkan beberapa jenis layar handphone sebelumnya. Keunggulan layar ini adalah kualitas gambar lebih terang dan jelas serta respon yang lebih cepet.
Selain digunakan pada smartphone, jenis layar yang satu ini juga digunakan untuk layar televisi, monitor komputer, video games, serta projector.

4. UFB (Ultra Fine Bright)
UFB merupakan salah satu jenis layar teknologi LCD yang pertama kali dikenalin sekaligus diciptain oleh Samsung di tahun 2002. Banyak yang menyebutkan bahwa jenis layar ini sangat irit daya, karena bisa berjalan hanya dengan daya 3 mW (miliWatt). Dibanding dengan tipe layar sebelumnya TFT, UFB lebih sedikit membutuhkan daya sehingga baterai lebih awet. Selain daya yang digunakan irit, kebanyakan handphone dengan menggunakana layar UFB bisa didesain lebih tipis dibanding dengan handphone yang menggunakan LCD lainnya yaitu hanya setebal 2,2 mm. tipisss bangettt!
PS : saat ini ane udah nggak nemu handphone dengan jenis layar ini.

5. Layar IPS LCD

IPS LCD Singkatan dari “In Plane Switching” LCD. Model layar yang satu ini, selain gambar juga udah bagus, juga menekankan kesempurnaan pada sudut pandang mata kita ketika ngeliat layar smartphone.
Artinya, layar ini akan mantap dari sudut pandang mana aja, kiri, kanan, bawah, atas, hingga 180 derajat, Asal jangan dari belakang, gak keliatan donk :p
Teknologi panel IPS diklaim yang terbaik dilihat dari tingkat keakuratannya yang boleh dikasih 2 jempol, kedalaman warna yang baik. Panel IPS sangat cocok untuk desain grafis, potografi,indsutri  film, kebutuhan medis serta aplikasi keamanan.
6. Layar S-LCD (Super LCD)
 
Super LCD Inilah pengembangan dari Jenis layar LCD. Akurasi (kejelasan) dan Kecerahan gambar dan teksnya leboh tokcer. Selain peningkatan Kecerahan dan Akurasi, Jenis layar Super LCD memiliki sudut pandang yang lebar laykanya IPS LCD yang otomatis membuat sobat bisa melihat layar smartphone dari samping, atas, bawah dengan cukup jelas.

7. Layar OLED (Organic Light Emitting Diode)

Oled Teknologi OLED terkenal dengan tipis (kecil dari 1 mm) dan fleksibelnya. Kelemahannya hanya sulit untuk dilihat apabila Anda berada pada keadaan di bawah sinar yang terang seperti sinar matahari. Awalnya Teknologi ini ditemukan oleh ilmuwan dari Perusahaan Eastman Kodak, yaitu Dr. Ching W. Tang (1979). Layar jenis OLED tentunya lebih baik dari tampilan tipe-tipe layar sebelumnya seperti yang ane sebutin diatas. Bahkan kabar terbaru, produsen asal China akan memproduksi smartphone anti pecah yang layarnya mengusung teknologi OLED.

8. Layar AMOLED (Active Matrix OLED)

 Amoled Layar AMOLED ini mempunyai kecepatan respon yang lebih baik. Layar smartphone tipe ini nggak boros baterai dan hemat energi, sebab layar amoled tidak butuh cahaya yang besar dari latar belakangnya. Selain itu layar AMOLED sama dengan layar UFB dari segi desain yang sangat tipis kalau dibandingkan dengan tipe layar lainnya. Amoled bisa dikatakan sebagai gabungan dari TFT dan OLED. Kekurangan smartphone tipe ini agak kurang jelas kalau dilihat dibawah sinar matehari.

9. Layar Super AMOLED

Hanya perbaikan dari tipe AMOLED, perbaikan ini pertama kali dilakukan oleh pihak samsung, yang mereka lakukan adalah perbaikan pada kejelasan gambar dan tulisan pada layar jika dilihat dibawah sinar matahari. Untuk saat ini, didunia smartphone Layar Tipe S-Amoled inilah teknologi terbaru yang paling keren, biasanya digunakan untuk smartphone kelas VIP

10. Layar Super AMOLED Plus

Awal mulanya Layar Super Amoled Plus ini digunakan oleh produk samsung galaxy S2 yang merupakan penyempurnaan dari Super Amoled. Tentunya Super Amoled Plus sudah lebih baik dengan brightnes (kecerahan), ketajaman (sharpness) dibanding Super Amoled, selain itu layar smartphone tipe ini lebih hemat energi.




11. Retina Display

Nah, yang satu ini inovasi yang fantastis dari Apple yang saat itu dipimpin oleh Steve Jobs (udah meninggal). Pertama kali dikenalkan pada Produk Apple Iphone 4, dimana keunggulan dari Retina Display ini mempunyai resolusi yang lebih oke dibanding tipe Amoled. Dari segi konsumsi daya, Amoled lebih mantap dibandingkan Retina Display.

sumber : http://www.tehnoza.com



 



Thursday, 4 July 2013

Mengenal dan memahami Mode auto dan scene pada kamera digital/ponsel

Saat ini dunia fotografi di Indonesia sudah sangat diminati bukan hanya oleh anak muda, tapi juga oleh proffesional dan pengusaha pun mempunyai hobi fotografi. Tapi kebanyakan dari mereka tidak terlalu mengetahui mode-mode dalam pengoperasian kamera sehingga foto yang dihasilkan tidak maksimal.Karena itu saya disini ingin berbagi tentang penjelasan mode-mode pada kamera digital. dibawah contoh tampilan kamera digital.


Apa Itu Mode Pengoperasian Kamera?
Mode pada kamera digital memungkinkan kita mengontrol parameter eksposur, khususnya shutter speed, aperture dan ISO yang merupakan parameter dasar fotografi. Beberapa mode secara otomatis menentukan besaran tersebut, namun mode yang lain memungkinkan kita mengontrol secara manual sesuai selera kita. Dahulu saat belum ada mode kamera, fotografer harus menentukan sendiri semua parameter shutter speed, aperture dan memilih jenis film yang akan digunakan. 

Mode auto saat ini sudah lumayan handal untuk sekedar menghasilkan foto yang benar dan Mode scene merupakan jalan tengah bagi fotografer yang ingin menambah kreativitas namun malas menggunakan mode manual.
Mode auto dan mode scene yang sering di gunakan antara lain :
  1. Mode Auto (A) Pada intinya kita percayakan pemilihan keseluruhan setting (shutter-aperture-ISO-White Balance & Flash jika ada) pada otak di kamera. Kamera akan berusaha menebak karakteristik seluruh obyek dalam frame serta kondisi cahayanya lalu menentukan semua besaran setting diatas. Mode ini efektif untuk pemula, tetapi hanya menghasilkan foto yang benar namun bukan luar biasa.
  2. Mode Portrait (Gambar ikon kepala wanita) Kamera akan memilih DOF yang sempit (angka aperture kecil) sehingga obyek yang di foto akan terisolasi dari background, sehingga ruang fokus hanya akan berada pada subyek saja, sementara background terlihat kabur.
  3. Mode Macro (Gambar ikon bunga) Mode ini diperlukan saat kita ingin mengambil foto benda-benda kecil dari jarak dekat (close-up). Dengan mode ini, kita bisa mendekatkan  ujung lensa sedekat-dekatnya (biasanya antara 2-8 cm dari obyek) sehingga benda sekecil apapun akan terlihat cukup besar dan detail.
  4. Mode Sport (Gambar ikon orang berlari) Mode ini dirancang untuk membekukan gerakan. Di mode ini, kamera akan memperkecil shutter speed sekecil mungkin sehingga ketika membidik subyek bergerak  foto yang dihasilkan akan tetap tajam. Flash akan dimatikan dan hanya bekerja saat cahaya cukup.
  5. Mode landscape (Gambar ikon gunung) Mode ini adalah kebalikan dari mode portrait. Kamera akan menggunakan angka aperture sebesar mungkin, sehingga bidang fokus foto (Depth of Field – DOF) bisa seluas mungkin. Dengan begitu  keseluruhan bagian foto dalam frame akan tajam. Sesuai namanya, mode ini didesain dipakai saat kita memotret pemandangan alam, namun juga bisa digunakan saat memotret orang namun kita ingin background tetap terlihat tajam.
  6. Mode Night (Gambar ikon bintang atau bulan) Mode ini didesain untuk bekerja dalam kondisi cahaya yang minim, baik saat malam maupun kita berada dalam ruangan yang remang.  Kamera akan menaikkan ISO supaya dalam kondisi remang pun sensor masih mampu menangkap cahaya dengan baik, mode ini juga berusaha membuat shutter speed yang lebih lama sehingga gambar tidak terlalu kabur dan biasanya secara otomotis flash bawaan kamera akan ikut menyala.
  7. Mode Beach / Snow Menyeimbangkan eksposur supaya putih-nya salju atau pasir pantai tidak kehilangan detailnya dan tidak terlalu pucat dengan menaikkan eksposur. White balance diset di sinar matahari.
  8. Mode Fireworks Tanpa flash, shutter speed diset lumayan lama untuk merekam pergerakan percikan kembang api dengan baik. Mode ini sebaiknya diimbangi dengan memakai alat bantu untuk menstabilkan kamera supaya tidak goyang, misalnya tripod.
  9. Mode Panorama Memotret urutan foto yang nantinya akan digabung sebagai panorama.
Bila anda menemukan banyak sekali pilihan scene mode, setidaknya kenalilah scene mode mana yang menurut anda paling diperlukan. Tiap kamera mestinya memiliki scene mode mendasar seperti yang diuraikan di atas, dan scene mode lainnya meskipun juga bermanfaat namun tidak terlalu berbeda bila diambil dengan mode auto. (Agus Budiyanto)

Wednesday, 3 July 2013

Cara mengetahui password facebook teman Anda

Setiap orang pasti ingin mengetahui password facebook teman entah untuk alasan iseng atau kita yang memang selalu ingin tahu, sebelumnya saya tidak bertanggung jawab terhadap akibat yang ditimbulkan
sebelumnya itu cara ini membutuhkan syarat utama yaitu :
- Komputer yang Anda gunakan sudah pernah digunakan login oleh orang yang ingin Anda ketahui  passwordnya.

baik langsung saja, untuk contoh cara ini saya menggunakan browser mozilla.
Yang pertama buka firefox disebelah kiri atas kemudian pilih option kemudian pilih option lagi. kemudian tampilan akan berubah seperti ini. kemudian pilih tab security.
 setelah itu pilih menu saved password seperti ini.

 setelah itu klik show password dan terbukalah password yang ingin Anda cari.

Gambar diatas saya sensor untuk alasan keamanan. Sebenarnya bukan hanya password facebok yang bisa Anda dapat tapi juga semua website yang pernah login disitu bisa Anda dapat, cara ini bisa efektif berhasil jika menggunakan komputer teman Anda sendiri.

sekian semoga bermanfaat.

Tuesday, 2 July 2013

Cara mengetahui kondisi battery laptop

Battery pada laptop merupakan suatu komponen yang sangat penting karena semakin baik kondisi battery maka semakin lama pula laptop kita bisa menyala. Selain itu juga kita sering bertanya-tanya kenapa dulu laptop bisa tahan sampai 3 jam tapi sekarang cuma 1 jam, namun kebanyakan dari kita biasanya cuma mengandalkan feeling untuk mengetahui kondisi battery laptop kita, padahal hal itu sama sekali tidak akurat dan juga seringkali kita bingung kalau membeli laptop second karena tidak bisa mengetahui kondisi battery. Nah salah satu cara akurat untuk mengetahui kondisi penyimpanan battery, kita bisa menggunakan software CPUID HWMonitor. bisa download disini. Setelah kita instal dan kita run maka tampilan akan seperti ini.



 di gambar diatas bisa dilihat wear level battery sudah mencapai 44%, sehingga full charge capacity tinggal 31979 mWh dari kapasitas semula 56160mWh. Hal ini berakibat terhadap performa battery yang jika dulu laptop bisa digunakan selama 3jam-an maka sekarang mungkin tinggal 1,5 jam. Dan cara ini tentunya juga bisa Anda lakukan kalau ingin membeli laptop second/bekas. Sekian semoga bermanfaat.

Monday, 1 July 2013

Tips membeli laptop

Membeli laptop baru biasanya gampang-gampang susah, hal ini dikarenakan karena banyaknya merek-merek baru dan model-model dan fitur baru yang tentunya akan membuat bingung calon pembeli. Nah karena itu disini saya mencoba untuk memberikan tips yang bisa dijadikan pandangan untuk membeli laptop baru.

1. Sesuaikan budget
Ini adalah hal utama yang harus diperhatikan dalam membeli barang apapun apalagi laptop. dengan menyesuaikan budet tentunya kita akan bisa mengira-ngira produk apa yang akan kita beli. kemudian merek yang akan kita beli dan juga spesifikasi yang akan kita dapat. Misal kita mempunyai budget 2.5 juta tentunya tidak afdol kalau kita ingin laptop dengan spesifikasi high-end prosesor core i7 misalnya, lain halnya kalau kita mempunyai budget 10 juta atau lebih tentunya kita bisa bebas memilih spesifikasi gamer.

2. Sesuaikan penggunaan
Sebelum membeli kita juga harus menentukan penggunaan laptop nantinya, apakah untuk bermain game, untuk multimedia, atau cuma untuk office. Jika kita membutuhkan laptop untuk game maka sebaiknya kita lebih memprioritaskan VGA laptop daripada processor, sebagai contoh saya buat perbandingan laptop asus a43sj seharga 4,3 juta dengan spesifikasi utama
processor : intel b950 2,2 Ghz
VGA        : nvidia GT520M
dibanding dengan asus A45A dengan harga relatif sama dengan spesifikasi utama
processor : intel core i3 2,4 Ghz
VGA        : intel HD 3000
dari spesifikasi diatas kalau dibandingkan bisa dilihat kalau asus a43 sj lebih unggul di VGA yang tentunya akan lebih mendukung untuk game daripada asus a45a yang cuma berVGA intel HD. Namun jika cuma untuk kebutuhan office atau multimedia mungkin asus A45A akan lebih mendukung, hal ini dikarenakan processor intel core i3 lebih hemat battery yang memungkinkan Anda bisa lebih lama dalam mengerjakan pekerjaan Anda.

3. Jangan termakan merek
Merek itu penting tapi bukan segala-galanya. Apalagi jika budget Anda terbatas maka saran saya abaikan merek dan pilihlah laptop yang sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda. sebagai contoh jika Anda memilih laptop sony vaio SVF14212S seharga 5,6 jtan dengan spesifikasi :
prosesor : intel core i3 1.8Ghz
memory : 2GB DDR3
VGA      : Intel HD 4000

bandingkan jika Anda membeli Asus A45VD seharga 5,4 jtan Anda akan mendapat spesifikasi :
prosesor : intel core i3 2.4 Ghz
memory : 2GB DDR3
VGA      : Nvida Gforce 610

disini bisa dilihat kalau asus A45VD terlihat jauh lebih powerful baik untuk gaming ataupun office dibanding vaio. Namun jika Anda lebih mementingkan style maka saya sarankan untuk memilih vaio karena modelnya lebih bagus dan relatif lebih tipis.

4. Perhatikan garansi
Ini juga ada baiknya Anda tanyakan dulu ke penjual laptop terlebih dahulu. termasuk mencakup proses klaim garansi, cakupan garansi, dan lama garansi. Hal ini biar nantinya Anda tidak merasa dipersulit dalam proses garansi. selain itu saran saya ada baiknya Anda lebih memilih laptop yang di kota Anda terdapat service centernya sehingga kalau mau mengklaim garansi bisa lebih mudah.

sekian tips dari saya semoga bisa bermanfaat.
baca juga
tips memilih handphone yang tepat
tips memilih mobil zaman sekarang
tips membeli barang

Saturday, 29 June 2013

Jenis-jenis layar sentuh smartphone

1) Oleophobic Coating


Oleophobic Coating, yaitu sejenis lapisan yang ditambahkan pada permukaan kaca agar tidak mudah tertempel minyak atau kotoran dari jari. Type ini juga tahan terhadap goresan.

Contoh Smartphone yang memakai Oleophobic Coating :
  • Huawei U8800 Pro
  • Samsung Galaxy Nexus I9250
  • Samsung Google Nexus S
  • Sony Xperia Tablet S

2) Scratch-Resistant Glass

Scracth-resistant glass itu sejenis lapisan yang melindungi layar dari goresan-goresan ringan. Dan sesuai dengan namanya, lapisan tersebut akan membantu mengurangi efek goresan pada permukaan layar sehingga cukup menolong supaya 
layar nya tidak mudah baret

Contoh Smartphone yang memakai Scracth Resistant Glass :
  • Huawei U8800 IDEOS X5
  • Samsung I9103 Galaxy R
  • Sony Ericsson Live with Walkman
  • Sony Ericsson Xperia Arc
  • Sony Ericsson Xperia Neo
  • Sony Ericsson Xperia X10 mini
  • Sony Ericsson Xperia X10 mini pro

3) Gorilla Glass 1

Gorilla Glass melindung layar dari gangguan dari luar bahkan saat terjatuh sekalipun menjadi lebih minim kerusakan. Teknologi ini dikembangkan oleh perusahaan manufaktur kaca bernama Corning yang berbasis di Amerika. Pabrik pembuatan kaca Gorilla Glass sendiri terletak di Harrodsburg, Kentucky Amerika dan di Shizuoka, Jepang. Gorilla Glass juga sanggup menghadirkan layar dengan ukuran yang terbilang tipis, yaitu berkisar antara 0,5 mm hingga 2 mm. Meski tipis dan terasa ringan, tapi tidak mengurangi kekuatannya.
Ukurannya yang tipis membuat Gorilla Glass tidak akan mengurangi respon sensitif pada layar sentuh. Keunggulan lain dari Gorilla Glass, yaitu bahannya mudah dibersihkan. Misalnya terhadap sidik jari, minyak atau debu, dan tanpa meninggalkan goresan. Gorilla Glass juga mengklaim ramah lingkungan, karena tidak terbuat dari bahan besi berat yang bisa membahayakan lingkungan. Gorilla Glass juga mampu menyuguhkan tampilan layar yang jenis dan tajam, sehingga ideal bagi gambar HD (High Definition) dan 3D (3 dimension) Dengan beberapa kemampuan yang dimiliki Gorilla Glass, bisa jadi penggunaan perangkat elektronik berlayar Gorilla Glass dapat lebih bebas. Tanpa terlalu khawatir sesuatu terjadi pada bagian layar.


Bukan berarti Gorilla Glass tidak bisa pecah. Jika diperlakukan kasar dengan benda kuat maka bisa pecah. Jadi Gorilla Glass lebih cenderung memberi rasa aman pada penggunaan sehari-hari. Corning Gorilla Glass sudah digunakan oleh lebih dari 20 merek ternama, ratusan jenis perangkat elektronik dengan lebih dari 200 juta tipe


Contoh Smartphone yang memakai Gorilla Glass 1 :

  • Samsung Galaxy S
  • Samsung Galaxy S II 
  • LG Optimus L7
  • HTC Desire S
  • LG Optimus 2X


4) Gorilla Glass 2

Corning Gorilla Glass 2 mengalami pengurangan ketebalan sebesar 20 persen namun tetap mempertahankan ketahanan sama seperti generasi sebelumnya. Ini artinya para produsen elektronik dapat membuat device lebih tipis dengan sensifitas layar sentuh yang lebih baik tanpa perlu khawatir akan mengurangi kualitasnya. Saat diuji langsung dengan menggunakan alat khusus ternyata Gorilla Glass 2 dapat menahan tekanan sampai 120 pound (54.43 kg) tanpa sedikit pun mengalami kerusakan (retak / pecah. Dengan Gorilla Glass 2 yang lebih tipis, vendor smartphone dapat leluasa mendesain perangkatnya menjadi lebih tipis lagi.

Contoh Smartphone yang memakai Gorilla Glass 2 :
  • Asus Transformer Pad Infinity Asus
  • HTC DROID DNA
  • HTC One
  • HTC One SV
  • HTC One X+
  • Huawei Ascend P2
  • Lenovo K900
  • LG Optimus G LG
  • LG Optimus L9 P769
  • Motorola RAZR M XT905
  • Oppo Find 5
  • Optimus 3D Max P720
  • Samsung Galaxy Camera GC100
  • Samsung Galaxy Note II N7100
  • Samsung Google Nexus 10 P8110
  • Samsung I9300 Galaxy S III


5) Dragontrail Glass

Dragontrail Glass merupakan produk dari Asahi Glass . Dragontrail boleh dibilang teknologi anti gores yang sangat kuat Dragontrail mampu menahan beban sampai dengan 60 kg dengan ketebalan kaca yang hanya 1 mm. Dragontrail ini juga memiliki kekuatan 6 kali lebih tangguh dibandingkan layar ponsel kebanyakan. Dalam suatu video demo, Asahi Glass menguji ketahanan gores dan benturan, dengan dijatuhkan. Bahkan, Dragontrail mampu melewati uji tekuk (bending) dengan beban 60 kg dan pukulan palu, tanpa mengalami retak/pecah.

Contoh Smartphone yang memakai Dragon Trail Glass :
  • Sony Ericsson Xperia Active
  • Xiaomi MI2
  • Sony Xperia Z

Perbedaan Layar Sentuh (Touch Screen) Resistive dan Capacitive

Dewasa ini, banyak produk elektronik menggunakan sistem layar touch screen. Adapun layar touch screen ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu Capacitive (berbasis sidik jari) dan Resistive (berbasis tekanan). Lalu apa saja yang membedakan kedua jenis layar touch screen ini ? Mari kita bahas. Lets Check It Out..

Capacitive : sangat ‘smooth’ untuk dioperasikan karena hanya membutuhkan keberadaan jari tangan, tanpa tekanan. Tampilan layarnya memiliki kejernihan hingga sekitar 90% dan bila terkena paparan sinar matahari tidak mempengaruhi kualitas tampilan. Namun kelemahannya adalah tidak mendukung penggunaan stylus, meskipun dewasa ini sudah banyak stylus untuk layar sentuh capavitive. Dan lagi kebanyakan jenis layar sentuh yang ini tidak bisa digunakan sama sekali saat menggunakan sarung tangan/hand schöen.
Hal ini cukup menyulitkan para pendaki gunung, orang-orang yang hidup di suhu dingin atau ekstrim dingin; tenaga medis yang stand by saat sedang mengenakan hand schöen; orang yang memelihara kuku panjang untuk fashion atau memainkan suatu jenis alat musik tertentu dsb karena penggunaan kuku tidak bisa pada jenis capacitive; orang yang senang metode input text tertentu seperti handwriting menggunakan stylus; dan rider atau backpacker yang berkelana dengan sepeda motor karena tidak efisien bila harus membuka sarung tangan terlebih dahulu untuk menerima telepon, atau melihat ‘map’ (navigasi) di layar saat berkendara.


Resistive : sensitif terhadap tekanan, mendukung penggunaan stylus, plectrum, dan benda sejenisnya. Tidak ada pengaruh walaupun menggunakan sarung tangan yang tebal. Lebih murah dibuat namun tidak mendukung multi finger touch (jika pengguna menyentuh layar dengan lebih dari 1 jari, gadget tidak bisa menentukan posisi sentuh dengan akurat). Tampilan layarnya tidak sejernih jenis capacitive. Pada beberapa gadget terbaru sistem resistive sudah dimodifikasi dengan adanya kinetic scrolling sehingga memudahkan proses geser halaman seperti pada sistem capacitive i-phone.


Contoh gadget capacitive –> i-phone, blackberry storm, HP android google, motorola milestone, LG GD-900,LG arena KM900, LG new chocolate BL40, sony ericsson aino, samsung corby S3653, HTC droid eris, HTC magic

Contoh gadget resistive –> nokia 5800 XM, nokia n97, nokia tablet n900, nokia 5230, nokia 5530 XM, samsung star, samsung jet S8003, sony ericsson Xperia X1 & X2,  LG renoir KC910, HTC touch viva, HTC touch diamond, HTC touch cruise, HTC touch pro, Dopod 838 pro, O2 XDA flame


Klo dari admin sendiri lebih memilih layar capacitive dikarenakan lebih sensitif terhadap respon, dan tentunya karena bisa multitouch.

Cara Memilih Memory Card dengan Tepat dan Cermat Sebelum Membeli




Seiring dengan kemampuan smartphone, kamera digital, dan perangkat gadget terbaru yang semakin meningkat, kebutuhan akan media penyimpanan data file yang besar menjadikan kartu memori (memory card) sebagai suatu kebutuhan dasar yang tak terelakkan. Terlebih lagi buat hp-hp lokal yang biasanya minim dalam kapasitas memori internal, maka kartu memori merupakan sebuah solusi handal yang wajib ada untuk mensupport internal memory yang terbatas. Tapi tahukah sobat bahwa dari berbagai macam kartu memori yang ada ternyata memiliki perbedaan jenis dan spesifikasi unik yang membuatnya berbeda satu sama lain. Nah lo..! baru tau kan?? 


Bagi sobat  yang baru mengenal kartu memori atau sd card dan berniat membelinya, sebaiknya pahami lebih dulu jenis dan spesifikasinya sesuai kebutuhan, mengapa hal ini penting bagi Anda dan perangkat Anda. Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa yang bekerja di perangkat Anda dan mengapa. Selain itu, Anda harus dapat memilih kartu SD yang tepat untuk hp, kamera, tablet atau apapun gadget Anda dan cara Anda ingin menggunakannya. Tidak lucu kan jika Anda membeli jenis memory card yang salah hanya karena kurang memahami dan kurang cermat dalam memilihnya?!
Nah, sebelum Anda melangkah lebih jauh dalam memilih kartu memori, Anda akan memberikan sedikit pencerahan mengenai ragam sd card (yang umum beredar saat ini) sehingga Anda terhindar dari kesalahan dan dapat menentukan pilihan, manakah kartu memori yang sesuai dengan tepat dan cermat. Berikut ini penjelasannya..

1. Spesifikasi Jenis SD, SDHC dan SDXC
Hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah mengenai jenis memory card yang sesuai dengan gadget atau perangkat bergerak Anda dengan melihat pada gadget tersebut, atau referensi dari buku panduan atau media informasi lainnya (koran, majalah, tabloid, dll). Hal ini untuk menghindari kemungkinan salah membeli type, karena tidak mungkin kita memasang kartu memori yang spesifikasinya tidak sesuai.
Secure Digital Association (SDA) mengembangkan spesifikasi untuk semua kartu SD dan perangkat yang mendukungnya. Untuk menggunakan jenis tertentu kartu SD di kamera, misalnya, produsen kamera harus mematuhi spesifikasi Asosiasi SD itu. Memory card yang beredar saat ini diantaranya yakni jenis SD, SDHC, dan SDXC. Jenis memory card ini tahan pada segala kondisi dan aman jika terjatuh pada ketinggian dibawah 2 meter. Letak perbedaan utama dari ketiganya adalah pada kapasitas penyimpanan masing-masing kartu tersebut:

a.) SD  Card (Secure Digital)
SD card ukuran standar banyak digunakan oleh bermacam vendor gadget yang memerlukan media penyimpanan berkapasitas tinggi seperti kamera, camcorder dan laptop mini. Jenis memori yang paling populer ini memiliki standar tersendiri dibanding memory yang lain. Standar SD Card menggunakan format file bernama FAT16 yang mendukung kapasitas antara 32 MB hingga 2 GB. Memori ini dinamai secure (aman) karena telah memiliki Content Protection for Recordable Media (CPRM) untuk mencegah pembajakan media dan telah dilengkapi switch Write-Protected yang berfungsi untuk mencegah penghapusan memori secara tidak sengaja.
b.) SDHC (Secure Digital High Capacity)
SDHC yang dikembangkan oleh SD Card Association ini merupakan pengembangan selanjutnya dari SD card yang meski tidak merubah bentuk dan desain, namun kecepatan kinerjanya telah ditingkatkan. Dengan memakai format file FAT32, kartu jenis SDHC ini memiliki kapasitas mulai dari 2GB hingga maksimum 32 GB. Untuk urusan kompatibilitas, satu hal yang perlu Anda ingat bahwa apabila perangkat kita telah mampu mendukung memori jenis SDHC, maka ia akan tetap kompatibel dengan memori SD biasa. Namun sebaliknya, jangan gunakan memori SDHC pada perangkat lama yang hanya mampu mengenali memori jenis SD card.
c.) SDXC (Secure Digital Extended Capacity)
Kartu SDXC adalah generasi berikutnya dari pengembangan SDHC yang memiliki kecepatan transfer lebih tinggi dan juga kapasitas lebih besar. Kartu memori SDXC merupakan perangkat penyimpanan pertama di dunia yang memenuhi spesifikasi baru dari versi SD memori card 3.00, dimana maksimum kecepatan menulis hingga 35 MB/s dan kecepatan baca hingga 60 MB/s. Kecepatan ini dikatakan pas bagi mereka yang menggunakan kartu tersebut untuk keperluan merekam video HD dalam durasi panjang. Jadi pada saat merekam video full HD 1920 x 1080, jeda tidak akan terasa. Kartu jenis ini memakai format exFAT (bukan FAT32 atau FAT) dan dapat memuat data dari ukuran 32 GB hingga 2 TB. Tentu saja untuk menggunakan memory card jenis SDXC ini diperlukan perangkat gadget terbaru yang sudah kompatibel. Saat ini kian banyak produk elektronik konsumer seperti kamera digital, camcorder, HDTV, Blu-ray player, ponsel dan GPS yang mendukung SDXC.

Apa arti dari teknologi “Backwards Compatible” pada SD card?
Pendeknya, teknologi SD “backwards compatible” adalah bahwa Anda dapat membeli kamera seperti Nikon D7000 yang kompatibel dengan kartu UHS SDXC-I, dan menggunakan SD card, SDHC atau SDXC di dalamnya. Meskipun kartu-kartu tersebut kapasitasnya lebih kecil dan mungkin kinerjanya lebih lambat dari performa yang Anda dapatkan bila menggunakan kartu UHS SDXC-I, namun Anda masih dapat merekam gambar dan video ke dalam kartu dengan teknologi yang lebih lama.

Hal yang sama berlaku juga pada perangkat SDHC. Anda dapat menggunakan kartu SDHC standar atau SD card yang lebih kecil dari 2GB pada perangkat SDHC tanpa masalah kompatibilitas. Namun, Anda tidak bisa melakukan hal sebaliknya! Kartu SDXC tidak bisa kompatibel dengan perangkat SDHC. Lebih buruk lagi, jika Anda memformat kartu SDXC dalam perangkat SDHC, maka kartu tersebut bukan lagi sebuah kartu SDXC.

Jadi, singkatnya begini :
  • Jika kamera bisa menggunakan kartu SDXC, maka dia juga bisa menggunakan kartu jenis SDHC dan SD card
  • Jika kamera bisa menggunakan kartu SDHC, dia juga bisa menggunakan SD card, tapi tidak dengan SDXC
  • Jika kamera hanya bisa menggunakan kartu SD, gunakan hanya kartu SD – jangan SDHC apalagi SDXC karena mereka tidak kompatibel.
2. Bentuk dan Ukuran Memory Card

Bentuk & ukuran kartu memori
Selain menyebabkan kapasitas kartu memori menjadi semakin besar dan kecepatan semakin meningkat, perkembangan teknologi yang canggih juga menyebabkan bentuk memori menjadi semakin kecil sehingga makin mudah untuk dibawa traveling, disimpan di saku atau media lainnya.

Komparasi SD card-miniSD-microSD
Cek dengan seksama perangkat digital Anda apakah itu menggunakan SD card, Mini SD, Micro SD atau yang lainnya. Saat ini ada 3 faktor bentuk yang berbeda untuk kartu memori yang beredar di pasaran antara lain :
  • SD card standart, kartu SD ukuran standar yang paling umum digunakan untuk kamera digital atau DSLR namun tidak digunakan untuk perangkat hp maupun tablet mengingat besarnya ukuran memori tersebut, yakni sekitar 32 x 24 x 2.1 mm, dengan berat sekitar 2 gr.
  • Mini SD, dengan ukuran kecilnya yang hanya 21.5 x 20 x 1.4 mm memori jenis ini memang cocok untuk dipasang di ponsel atau MP3 player. Namun belakangan ini amat jarang ditemui pada hp-hp keluaran terbaru (smartphone). Bagi yang ingin memakai memori mini SD pada peranti yang memiliki slot SD, maka diperlukan sebuah adapter / converter (biasanya disertakan saat membeli miniSDmicroSD).
  • Micro SD, diciptakan oleh SanDisk Corporation dan mulai diperkenalkan pada bulan Maret 2005 dan mulai dipasarkan di tahun 2006. Ukurannya lebih kecil daripada Mini SD yakni sekitar 15 x 11 x 1 mm dengan berat 0,5 gram. Dengan ukurannya yang semakin kompak yaitu keping memori yang kecil dan tipis, tetapi kapasitasnya tetap besar, membuat memory micro sd ini semakin populer digunakan pada bermacam perangkat gadget, smartphone, tablet maupun kamera digital. Untuk ukuran yang kecil tersedia adapter / converter sehingga dapat digunakan pada peralatan yang membutuhkan SD card standart (ukuran yang lebih besar).
3. Label Class dan Kecepatan Memory Card
Hal ketiga yang tak kalah pentingnya adalah menentukan kebutuhan akan kecepatan baca tulis dari kartu memori tersebut. Masing-masing perangkat digital memiliki kecepatan transfer data yang berbeda. Cocokkan kecepatan (speed) memory card yang akan dibeli dengan perangkat yang ada. Jika bingung tak perlu sungkan untuk bertanya kepada si penjual. Tujuannya, agar Anda tidak salah membeli kartu memori.
Tingkat kecepatan memory card diklasifikasikan dengan kode-kode berupa angka. Pada setiap SD card dilabeli dengan salah satu peringkat kelas kecepatan. Saat ini untuk kartu memori non UHS dibagi menjadi 4 kelas yang berbeda. Anda akan menemukan nomor kelas kecepatan ditulis di dalam huruf “C” pada label kartu non-UHS. Sementara kartu memori UHS hanya terdiri dari 1 kelas kecepatan. Sebagai pengenal, Anda akan menemukan rating kelas numerik tertulis di dalam huruf “U” pada label kartu.

Untuk kartu UHS dan non-UHS kategorinya seperti tertulis dibawah ini:
  • Class 2 : kecepatan tulis min. 2 MB/s atau kecepatan 13X
  • Class 4 : kecepatan tulis min. 4 MB/s atau kecepatan 26X
  • Class 6 : kecepatan tulis min. 6 MB/s atau kecepatan 30X
  • Class 8 : kecepatan tulis min. 8 MB/s atau kecepatan 40X
  • Class 10 : kecepatan tulis min. 10MB/s atau kecepatan 66X
  • Untuk UHS-1 :kecepatan tulis minimal 10 MB/s
*) Perhatikan bahwa jenis kartu (SD, SDHC atau SDXC) itu berbeda dengan kelas kecepatan kartu (kelas 2, 4, 6, dll).

Kelas kecepatan dibuat dalam rangka untuk memenuhi persyaratan kecepatan konstan untuk keperluan capture video atau merekam video (apalagi bila digunakan untuk merekam video berkualitas HD). Produsen kartu memori bisa saja mengklaim kecepatan data transfer rate-nya lebih tinggi dari batas minimum (tidak seperti standar kelas kecepatan yang tertulis pada label kartu SD) sehingga membingungkan calon pembeli. Sekali lagi jangan bingung, kelas-kelas kecepatan hanyalah persyaratan minimum yang dibuat untuk memudahkan pengguna.
Sebagai contoh, SanDisk dapat membuat kartu yang memiliki kecepatan tulis minimal 15MB/sec tapi tetap saja dia dinamai kartu Class 10 (atau kartu UHS-1 kalau dia berkelas UHS). Tetapi kartu Class 10 akan selalu memiliki kinerja pada standar Class 10, yaitu minimum 10MB/s dan tidak boleh lebih rendah dari itu.
Tapi seringkali angka yang Anda lihat pada kemasan adalah kecepatan maksimal untuk membaca (read speed) dan menulis (write speed) – biasanya kecepatan tulis akan berada di bawahnya. Perlu dicermati bahwa angka disini adalah kecepatan data transfer maksimal (tercepat) yang mampu dicapai oleh kartu tersebut, dengan kondisi koneksi yang optimal (tentu saja sangat tergantung pada kemampuan maksimal dari perangkat yang digunakan).

Kecepatan menulis akan mempengaruhi seberapa cepat sebuah kamera bisa memindahkan data dari prosesor ke kartu SD. Sedangkan kecepatan membaca berpengaruh dalam rangka memindahkan data dari kartu SD ke komputer atau perangkat lain. Ketika proses menyalin gambar, komputer akan “membaca” kartu. Jadi, kecepatan “membaca” maupun “menulis” keduanya sama-sama penting.

Memory SDHC memakai standar baru untuk menyatakan kecepatan yang disebut dengan SD Speed Class Ratings. The speed class ratings, bagaimanapun, sangat penting untuk pengambilan gambar video. Produsen kamera sangat mementingkan tingkat capture video data dan biasanya mereka merekomendasikan kelas SD kecepatan tertentu untuk digunakan saat mengambil video dengan kamera atau camcorder buatan mereka. Untuk gambar diam (foto), lain ceritanya. Jika Anda mengambil gambar diam (dengan kamera sederhana), bahkan dengan kartu SD kelas paling lambat sekalipun, pada akhirnya kamera tetap akan menyimpan gambar ke kartu.

Sesuai kebutuhan, standar Class diartikan kecepatan minimum untuk penulisan data / writing. Dibawah ini kategori nilai minimum untuk kecepatan writing dari SDHC sesuai standar class:
CLASS
SPEED

SDHC Speed Class 2.svgClass 2
2 MB/s
SDHC Speed Class 4.svgClass 4
4 MB/s
SDHC Speed Class 6.svgClass 6
6 MB/s
SDHC Speed Class 10.svgClass 10
10 MB/s

Saat ini, Class 10 adalah memori dengan kecepatan penulisan tertinggi di kelas SDHC. Semakin besar Class Micro SD yang Anda miliki tentunya semakin hebat pula kemampuan kartu itu untuk menghandle berbagai media yang ada. Sebagai contoh, apabila Anda menggunakan class yang tinggi pada ponsel Anda, maka perpindahan data dapat terhandle dengan cepat. Misalnya transfer data dari ponsel ke komputer atau bila Anda menginstal banyak game HD (high definition) dan disimpan di micro SD tentunya game tersebut dapat terbaca dengan mudah, lancar dan cepat serta mengurangi hal-hal semacam hang atau lag.

Contoh lainnya adalah penggunaan kartu memori untuk sebuah kamera DSLR. Terkadang seorang fotografer ingin mengambil banyak gambar secara berurutan. Ini berarti kamera perlu memproses file-file gambar dan menampungnya pada built-in memori atau buffer sehingga kamera dapat memproses lebih banyak foto. Kemampuan sebuah kamera DSLR untuk men-shoot beberapa tembakan sekaligus akan terasa lebih cepat jika disandingkan dengan kartu memori dengan kelas yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan dengan Micro SD (misal) Class 10 memungkinkan kamera untuk menyimpan data gambar pada tingkat kecepatan yang jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan Micro SD Class 2, 4 atau 6. Dengan kartu memori yang memiliki kelas lebih tinggi, kamera tidak harus berhenti dan menunggu buffer untuk mengosongkan sebelum mengambil gambar kembali, dan membuatnya dapat terus men-shoot.

Mengingat kedepannya akan lebih banyak lagi perangkat digital yang kompatibel dengan memory card SDHC, maka sebelum membeli pastikan lebih dulu perangkat Anda kompatibel dengan SDHC kelas berapa. Jangan sampai kamera digital masa depan mensyaratkan pemakaian SDHC kelas 4 atau kartu yang lebih tinggi untuk merekam video secara optimal, namun yang dibeli adalah SDHC kelas 2. Akibatnya, kamera mungkin tidak dapat mentransfer data dengan cukup cepat ke dalam kartu dan, sebagai akibatnya, akan berhenti merekam video. Atau jika kita memiliki kamera yang men-support video capture, maka sangat disarankan Anda menggunakan SD Card / SDHC / SDXC dengan kelas 6 atau kelas 10, yang memiliki kecepatan write dan read minimum mencapai 6 MB/s dan 10MB/s.

Penting diingat !!! Jangan memaksakan memakai class yang tinggi apabila prosesor hp atau 
perangkat digital Anda tidak mumpuni alias tidak men-supportnya! Sebab tidak tertutup kemungkinan hasil yang didapatkan bukannya lancar tapi justru sebaliknya malah bikin hang atau lag!

Lantas untuk apa tujuannya memakai memory card berkecepatan tinggi? Utamanya tentu adalah untuk peranti perekam video yang memiliki data bit rate yang tinggi (apalagi video beresolusi HD) dan kamera digital yang fitur videonya sudah cukup baik. Namun pemakaian SD card kecepatan tinggi juga cocok untuk pengguna kamera digital resolusi tinggi, termasuk DSLR yang sering dipakai dalam mode continuous shootingburst mode. Mereka akan dapat membidik secara consecutive (urut tanpa henti) momen-momen yang melibatkan gerakan cepat, seperti adegan olahraga.

Jika Anda bukan tipe fotografer yang mengambil foto dalam mode continuous shooting, maka kartu kecepatan tinggi yang mahal tidak akan diperlukan. Namun, jika Anda pernah melewatkan momen penting dikarenakan terlalu lama menunggu kamera Anda untuk “menulis” foto sebelumnya ke kartu memori, maka Anda akan tahu betapa pentingnya kartu memori yang cepat. Inilah pentingnya memahami bedanya kelas kecepatan untuk performa video dan maximum data transfer rates untuk foto. Tidak semua kartu SD Kelas 10 adalah sama ketika berurusan dengan fotografi. Jika Anda sedang mencari kartu tercepat untuk fotografi, Anda perlu melihat peringkat kecepatan “menulis” maksimum (misalnya 45MB/s).

Namun bila pemakaian SD card hanya ditujukan untuk keperluan menyimpan dan memutar musik MP3 player atau menyimpan data pada PDA, maka pemakaian SD card kecepatan standar saja sudah mencukupi.

4. Garansi Kartu Memori
Hal selanjutnya yang perlu dipertimbangkan adalah mengenai garansi yang anda dapatkan ketika membeli kartu memori tersebut. Pastikan Micro sd yang dibeli memiliki garansi resmi. Usahakan membeli kartu memori yang bergaransi seumur hidup (lifetime warranty). Nama-nama beken macam SanDisk, Transcend ataupun V-Gen pastinya menyediakan warranty lifetime sehingga Anda tak terlalu khawatir apabila kartu memori tersebut datanya hilang atau rusak saat digunakan. anda sarankan sebaiknya anda membeli kartu memori bermerk yang dijual dalam kondisi kemasan masih bersegel atau packing utuh. Teliti juga layanan purna jualnya (after sales service) merk yang akan Anda beli.

Berikut ini beberapa faktor kesalahan pemakai yang sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada kartu memori, yaitu :
  • Suhu panas yang berlebih
  • Adanya pengaruh medan magnet yang kuat
  • Kesalahan pada waktu mencabut atau memasukkan memory card kedalam slot memori sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan fisik
  • Kartu memori sering dipindah-pindahkan ke perangkat lain, misalnya dari handphone, kita pasangkan ke tablet, kemudian ke kamera digital, dll
Istilah kerusakan pada kartu memori ini disebut memory corrupt, hal ini terjadi karena rusaknya sistem file (bukan kerusakan fisik). Ciri-cirinya yaitu memori tidak dapat terdeteksi atau memori terdeteksi tetapi tidak bisa dibuka.
5. Sesuaikan Ukuran Memori Dengan Kebutuhan
Hal penting lainnya adalah mengenali terlebih dahulu memory card ini akan dipakai untuk gadget apa, apakah smartphone, MP3 player, tablet, kamera digital, PDA atau lainnya. Setelah itu sesuaikan ukuran besarnya memori yang ingin Anda beli dengan kebutuhan. Maksudnya disini adalah apabila Anda orang yang memang senang menyimpan file-file musik, video ataupun games sudah selayaknya Anda membeli kartu memori yang kapasitasnya cukup besar. Namun apabila anda tidak terlalu banyak menaruh file-file dalam hp ataupun tablet cukuplah kiranya anda membeli kartu memori berukuran kecil. Tak perlu menggunakan kapasitas yang besar sekali (8GB misalnya), sementara anda hanya menggunakan memori tak lebih dari 2GB. Tentu saja ini akan lebih menghemat biaya. Apalagi saat ini smartphone ataupun tablet premium biasanya sudah menyediakan memori internal yang terbilang cukup besar.
6. Faktor Harga dan Merk
Sekarang ini banyak beredar merk dan tipe kartu memori, carilah yang jelas mutu dan kualitasnya. Sektor harga juga perlu menjadi pertimbangan yang serius. Tentunya semakin besar kapasitas penyimpanan dan semakin cepat sd card tersebut harganya akan semakin mahal.

anda tak perlu sungkan untuk membandingkan harga dari satu toko dengan toko lain karena harga kartu memori cenderung fluktuatif. Namun hati-hati, jangan memilih memory card karena teriming-imingi dengan harganya yang murah tapi kualitasnya juga murahan. Pilihlah memory card yang terkenal memiliki performance dan ketahanan baik. Meski harganya lebih mahal, kartu memori bermerk pastinya lebih menjanjikan dalam hal keamanan data (memory corrupt) sehingga anda tak perlu khawatir dalam menyimpan file-file penting dalam kartu memori.

Biasanya merk ternama selalu menyediakan website yang kompeten dan up to date serta mudah diakses. Otomatis, Anda dapat dengan mudah mencari produk yang akan disasar ketika hendak membeli kartu memori. Selain itu adanya website juga menunjukkan bahwa produk dan perusahaan tersebut lebih terpercaya.

Tips Tambahan Membeli Memory Card:
- Ukur kecepatan micro sd Anda setelah membeli, agar tidak tertipu.
- Agar dapat menjalankan fungsi fitur-fitur khusus seperti App2sd, usahakan membeli micro sd dengan rentang class 6 – 10.
- Semakin besar kelas belum tentu semakin baik. Terkadang kelas tinggi kalau tidak cocok dengan perangkat Anda, bukan semakin cepat malah membebani dan membuat kinerjanya lambat.
Khusus untuk pengguna smartphone, tablet, ataupun perangkat sejenis lainnya, letak kunci kestabilan smartphone sebenarnya tidak mutlak pada ukuran memory card yang digunakan, tetapi pada berapa 
sisa ruang memori yang Anda gunakan.
Usahakan sebisa mungkin menyisakan 10% free memory dari total kapasitas kartu memori tersebut. Misalnya dari kartu 4 GB, sisakan minimum sebesar 400 MB. Free memory 10% itu akan digunakan untuk cache dan operating dari read & write kartu tersebut.
Jangan pernah melanggar sisa 10% ini, karena sekali Anda menyisakan free memory kurang dari 10%, maka setelah itu, performance dari memory card tersebut akan turun jauh, walaupun setelah itu free memory telah dikembalikan ke tingkat >10%.
Juga jangan terlalu banyak menyimpan file di memori karena semakin banyak data di dalam microsd akan menyebabkan kecepatan kinerja baca-tulisnya mengalami penurunan. Manfaatkan memori seefisien mungkin sehingga membuat kinerja gadget anda tetap optimal.

 

 
Design Downloaded from Free Website Templates Download | Free Textures | Web Design Resources