Friday, 28 June 2013

4 Tips Optimalisasi RAM android



Untuk mencapai performa yang kencang dan bebas dari lag yang menjengkelkan, sebuah perangkat Android harus memiliki prosesor dengan clock speed tinggi. Namun kecepatan prosesor saja tidak cukup untuk menjamin ponsel atau tablet Android kalian menjadi kencang layaknya mobil Formula1.

Untuk perangkat high-end terbaru, memory atau RAM bukanlah masalah berarti karena umumnya mereka telah dilengkapi RAM yang lega hingga 2GB. Namun untuk perangkat low-end atau “Android ekonomis” yang hanya dilengkapi RAM dibawah 1GB, kapasitas RAM adalah suatu masalah besar. Terutama untuk menjalankan aplikasi atau game baru yang haus akan memory. Hal ini bisa diatasi dengan melakukan optimalisasi RAM Android. Apa saja itu, simak saja post ini dari awal hingga akhir.

Koneksi Nirkabel

Koneksi nirkabel seperti Wi-Fi dan Bluetooth secara berkala melakukan scanning koneksi yang tersedia (hot spot) dan proses ini lumayan memakan RAM. Untuk mematikan opsi koneksi nirkabel bisa dilakukan di “Settings”.

Widget

Walaupun widget bisa membuat home screen Android kalian menjadi indah dan menawarkan kemudahan, namun dibalik itu widget-widget tersebut sangat rakus akan memory dan membuat Android kalian lemot. Bahkan beberapa widget melakukan update melalui internet tiap menitnya, yang tentu memakan kapasitas RAM (juga baterai). Oleh karena itu, ada baiknya jika kalian menghapus beberapa widget yang jarang atau bahkan tidak kalian perlukan. Untuk menghapus widget-widget yang tidak diperlukan caranya cukup mudah, tinggal pencet widget agak lama lalu tarik ke ikon tempat sampah untuk menghapusnya.

Aplikasi Sampah

Android adalah gudangnya aplikasi dan permainan gratisan, banyaknya “barang gretongan” ini membuat kita haus untuk memngunduhnya. Padahal tidak semua aplikasi atau game yang kita unduh sering kita gunakan atau kita butuhkan, akibatnya malah membebani memory karena beberapa aplikasi sering berjalan di background.
Cobalah untuk melakukan audit, aplikasi atau permainan apa yang jarang kita pakai. Lalu lakukan optimalisasi RAM Android dengan menghapus aplikasi-aplikasi “sampah” tersebut. Selain melegakan RAM, media penyimpanan ponsel kalian juga akan lebih lega pula.

SMS

Hapus pesan SMS yang sudah berumur agak lama. Memang ukuran SMS tersebut hanya beberapa kilobyte namun akan tetap membebani RAM karena tiap kalian membuka aplikasi SMS, aplikasi tersebut akan memuat tiap SMS yang kalian simpan. Bila perlu gunakan fitur penghapus otomatis pesan lama. Jika aplikasi bawaan tidak mendukung fitur tersebut, gunakan aplikasi pesan pihak ketiga seperti Go SMS Pro atau Handcent SMS.


Bagaimana Menghemat Baterai Android?



Memiliki daya tahan baterai yang lama adalah salah satu esensi dari perangkat mobile, tak terkecuali dengan perangkat Android. Apa artinya jika memiliki perangkat tercanggih, terbaru, dan termutakhir namun boros baterai? Kalian akan disibukkan dengan rutinitas charging atau mengisi daya baterai, dan hal tersebut sangatlah menjengkelkan. Lalu apa solusinya? Sangatlah mudah, ikuti saja beberapa tips lengkap cara menghemat baterai Android berikut. Semoga berguna dan jangan lupa untuk berbagi tips ini dengan teman atau keluarga kalian.

Jaringan Seluler, Wi-Fi, dan Nirkabel


Jika kalian harus terkoneksi dengan internet melalui jaringan Wi-Fi atau 3G, maka pilihlah menggunakan jaringan Wi-Fi! Jaringan seluler dikenal lebih boros saat terkoneksi dengan internet bila dibanding dengan jaringan Wi-Fi. Alasannya adalah masalah kekuatan sinyal dan jarak dengan tiang pemancar seluler (BTS). Ponsel akan membutuhkan daya yang lebih besar jika sinyal seluler yang diperolehnya lemah atau jarak dengan pemancar BTS terlalu jauh. Sedangkan pemancar Wi-Fi biasanya dipasang dekat dengan kalian, sehingga sinyal lebih kuat dan lebih stabil. Oiya satu lagi, jangan lupa untuk mematikan fitur hotspot Android (tethering) jika tidak sedang digunakan, fitur ini juga makan daya agak banyak.

Notifikasi, Autosync, dan Frekuensi Refresh refresh 
 
1. Frekuensi Refresh Aplikasi dan Widget Beberapa aplikasi seperti Twitter, Facebook, Gmail, widget dan aplikasi lainnya memberikan opsi untuk menampilkan informasi secara up-to-date dalam interval waktu tertentu. Semakin panjang interval yang kalian atur untuk update informasi, maka semakin hemat baterai Android kalian. Jika kalian ingin lebih menghemat baterai Android kalian secara optimal, maka matikan fitur refresh otomatis tersebut dan jika kalian ingin update informasi terbaru lakukanlah secara manual.

2. Aplikasi Beriklan Sebisa mungkin hindarilah aplikasi gratisan yang menampilkan iklan. Aplikasi beriklan akan membutuhkan daya lebih karena setiap waktu mengunduh iklan tertentu dan mengunggah beberapa data untuk keperluan iklan berbasis lokasi.

3. Notifikasi Matikan notifikasi untuk aplikasi yang tidak atau jarang kalian gunakan. Jika aplikasi pada ponsel atau tablet kalian sering memberikan notifikasi atau update, maka baterai Android kalian akan lebih boros daya. Untuk menampilkan notifikasi, aplikasi-aplikasi tersebut berjalan pada background dan mengunduh informasi dari server mereka, sehingga membutuhkan daya yang lebih untuk menjalankan proses tersebut. Jika kalian memiliki perangkat yang menjalankan Jellybean 4.1 atau 4.2, kalian bisa menghemat baterai Android dengan mengakses Setting > Apps, pillih tab All, lihat tiap halaman informasi aplikasi dan hilangkan centang pada pilihan “Show Notification”.

 Layar


Lebih gampangnya, semakin cerah layar semakin boros baterai. Hal ini berlaku baik untuk ponsel maupun tablet Android. Jika kalian sedang di dalam ruangan, maka aturlah tingkat kecerahan layar seminim mungkin namun masih tetap nyaman untuk mata kalian. Ketika di dalam ruangan kalian tidak memerlukan layar yang terlalu cerah, hal ini juga sangat membantu dalam menghemat baterai Android kalian. Beberapa orang menyarankan untuk menggunakan fitur auto-brightness untuk menghemat baterai Android. Namun untuk menjalankan fitur kecerahan layar otomatis tersebut, sensor cahaya harus bekerja terus-terusan untuk mendeteksi tingkat cahaya lingkungan sekitar dan hal ini mengkonsumsi daya baterai sehingga kontraproduktif. Untuk lebih menghemat baterai Android, kalian bisa memperpendek waktu menyala layar (screen’s timeout). Jika biasanya cahaya layar mati setelah lima atau sepuluh menit, rubahlah menjadi 15 atau 30 detik. Membiarkan layar menyala beberapa menit tanpa menggunakannya akan sangat membuang daya baterai dengan sia-sia.

Fitur Android


1. Fitur Konektivitas Kapanpun jika tidak dibutuhkan matikan fitur konektivitas ini, terutama fitur-fitur berikut: GPS Wi-Fi 4G/LTE dan sambungan seluler Bluetooth NFC Walaupun tidak sedang digunakan, fitur-fitur di atas bila dibiarkan aktif akan memakan daya baterai yang tidak sedikit.

2. Haptic Feedback Sering-sering menggunakan fitur vibrasi atau getar akan memakan daya baterai dengan cepat. Haptic feedback adalah vibrasi yang ditimbulkan sebagai interaksi atau aktifitas yang diberikan kepada perangkat Android kalian. Fitur ini menggunakan komponen motor kecil yang ada pada perangkat untuk menggetarkan ponsel atau tablet kalian, dan fitur ini juga lumayan memakan daya. Akankah sangat bijak jika kalian menggunakan fitur ini untuk hal-hal yang penting saja, seperti saat mengetik atau ketika ponsel harus masuk ke kantong kalian.

Wallpaper dan Tema wallpaper


1. Live Wallpaper

Live wallpaper memang keren dan indah. Hal ini menjadi salah satu fitur keren Android bila dibanding sistem operasi ponsel lainnya. Tapi fitur ini ternyata menjadi salah satu fitur yang rakus akan daya baterai. Tak ada data pasti berapa besar daya yang dimakan oleh live wallpaper, namun satu hal yang pasti bahwa fitur ini mengkonsumsi daya karena CPU dan GPU dipaksa bekerja untuk menampilkan animasi terus menerus. Jika kalian bersedia mematikan fitur ini, maka kalian akan menghemat baterai Android dengan cukup baik.

2. Tema Berwarna Gelap

Tips menghemat baterai Android yang ini mungkin tidak akan berdampak pada perangkat berlayar LCD biasa, namun untuk perangkat Android berlayar OLED (atau AMOLED pada Samsung) akan sangat berguna. Tak seperti layar LCD biasa, piksel pada layar OLED memproduksi cahayanya sendiri. Semakin terang piksel (putih biasanya), maka semakin besar daya yang dibutuhkan. Warna hitam secara teori adalah piksel yang tak bercahaya, sehingga menghemat daya baterai. Jadi sebaiknya gunakanlah wallpaper atau tema yang berwarna gelap pada Android yang menggunakan layar berteknologi OLED.

Layanan Lokasi

Kalian juga bisa sedikit lebih menghemat baterai Android dengan mematikan layanan lokasi (biasa diakses pada Settings > Location Services). Dengan mematikan fitur ini, kalian mencegah perangkat untuk mengakses Wi-Fi atau jaringan seluler untuk menentukan lokasi geografis kalian dan mengirimnya ke server Google.


Aplikasi “Jelek”

Beberapa aplikasi dapat memakan daya baterai dengan boros, baik karena secara sifat alamiahnya (berupa game) atau karena ditulis dengan “jelek” oleh programer yang kurang jago atau berkompeten. Kalian harus pandai-pandai menemukan aplikasi apa saja yang boros daya. Kalian bisa menemukannya pada Settings > Battery atau Settings > Power > Battery Use. Di situ kalian bisa melihat aplikasi apa saja yang paling doyan memakan daya baterai. Lakukan identifikasi aplikasi apa yang memakan daya maupun tenaga CPU. Beberapa aplikasi yang di-coding secara asal-asalan biasanya memakan tenaga CPU dan daya baterai sehingga wajib untuk dihapus. Gantilah aplikasi tersebut dengan aplikasi sejenis namun diprogram oleh programer yang benar.


Mode Hemat Daya



Beberapa perangkat Android menawarkan fitur penghemat daya, jika ponsel atau tablet kalian mendukung fitur ini maka aktifkanlah. Pada beberapa ponsel Samsung kalian bisa mengatur mode penghemat daya dengan pilihan seperti: membatasi kecepatan CPU, pengaturan pada layar, pengaturan haptic feedback, dan lain-lain. Jika suatu saat kalian ingin menggunakan ponsel untuk keperluan yang agak berat seperti bermain game, kalian bisa mematikan fitur ini dengan cepat dan performa perangkat akan kembali normal pada kinerja optimal.

Rooting

 Melakukan rooting memberikan banyak keuntungan, salah satunya ialah menghemat baterai Android. Rooting sendiri tidak serta merta memberikan nafas panjang pada baterai kalian, namun beberapa metode yang membutuhkan akses root dapat digunakan untuk mengoptimalkan daya baterai kalian.

1. Menghapus Bloatware Dengan melakukan rooting, kalian bisa mengakses partisi dan direktori yang ‘terlarang” atau tersembunyi. Dengan hilangnya ‘larangan”, kalian bisa menghapus aplikasi yang tak berguna tau biasa disebut bloatware yang merupakan aplikasi bawaan pabrik atau operator seluler. Aplikasi tersebut kadang berjalan pada background dan memakan daya baterai, sehingga wajib untuk “dibasmi”.

2. Underclocking Dengan memiliki akses root, kalian bisa menginstal aplikasi yang mampu mengoptimalkan kinerja CPU Android. Beberapa aplikasi seperti setCPU, No-frills CPU, dan CPU Tuner bisa kalian pakai untuk mengatur kecepatan prosesor pernagkat kalian. Tentunya untuk menghemat daya kalian harus melakukan underclock atau menurunkan kecepatan CPU.

3. Custom Kernel Beberapa developer Android menawarkan kernel kustom racikan mereka yang hemat daya, kalian bisa menggunakannya sebagai salah satu upaya untuk menghemat baterai Android. Kesimpulan Cara Menghemat Baterai Android Daya tahan baterai adalah salah satu hal yang kita pertimbangkan dalam membeli suatu perangkat Android atau gadget lainnya. Namun kita tidak boleh buta dan serta merta mengharapkan gadget yang memiliki daya baterai tak terbatas. Semua baterai yang ada di pasaran memiliki kapasitas dan batasan, kita harus bisa memakluminya. Jika kita sadar akan batasan yang dimiliki baterai, dan menyesuaikan cara pemakaian perangkat berdasar batasan tersebut, maka kita akan bisa memperpanjang jam kerja dan mengoptimalkan baterai pada perangkat Android yang kita miliki.

6 Tips Amankan Android


Sudah lama menabung untuk membeli ponsel Android idaman? Atau setelah lama merengek ke ortu hingga akhirnya dibelikan tablet Android incaran? Well, selamat ya udah bisa megang Android yang diidam-idamkan. Setelah mendapatkannya dengan mati-matian, pasti ga mau kan tiba-tiba sang Android kesayangan kalian mengalami hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi langkah apa saja yang perlu diambil untuk amankan Android kalian? Simak 6 tips amankan Android kalian di bawah ini.

Kunci Android Kalian


Pasti ga kepengen kan, Android kalian diisengin? Mulai diisengin temen cuma buat maen-maen doang hingga dicuri data-data penting kalian? Oleh sebab itu, kalian WAJIB memasang fitur pengunci ponsel atau tablet kalian. Gunakan password kombinasi angka atau pola pengunci yang sulit ditebak. Walaupun terkesan canggih, sebaiknya jangan menggunakan fitur face unlock karena fitur pengunci ini tergolong paling tidak aman. Kadang ponsel bisa dibuka dengan menggunakan foto kalian.


Rajin Melakukan Backup Data

Saat ini smartphone sudah seperti komputer yang bisa masuk kantong. Kalian pasti memiliki data penting di dalamnya, kontak penting atau foto-foto liburan yang penuh kenangan bersama pacar atau teman. Pasti akan sangat menyedihkan bila data-data tersebut secara tidak sengaja terhapus. Untuk itu lakukanlah backup data kalian secara rutin. Banyak aplikasi di Google Play yang menawarkan solusi backup data Android, baik local backup maupun melalui layanan cloud storage. Jika kalian melakukan local backup di SD card, jangan lupa untuk membuat salinananya di komputer kalian.

Pasang Antivirus Handal

Tips amankan Android selanjutnya ialah memasang antivirus. Dengan memasang antivirus, kalian bisa terhindar dari virus, malware, spyware, dan aplikasi-aplikasi jahat lainnya. Di market banyak sekali aplikasi antivirus, mulai dari yang gratis hingga berbayar. Pilihlah dengan bijak, lihat review-review tentang antivirus tersebut. Jangan sekali-kali menggunakan antivirus versi bajakan, bayarlah jika antivirus pilihan kalian ternyata tidak gratis. Dengan sedikit investasi, kalian bisa terbebas dari rasa takut akan serangan virus. Terakhir dan yang terpenting, setelah memasang antivirus jangan lupa melalukan update antivirus. Akan sangat mubazir jika kalian memasang antivirus tanpa melakukan update.

Hindari Hotspot Gratisan

Apakah kalian suka connect dengan layanan Wi-Fi gratis? Sebaiknya lebih berhati-hati, karena dengan menggunakan hotspot publik gratisan kalian lebih beresiko mendapat serangan dari orang-orang jahat. Jadi, usahakan untuk menghindari hotspot gratisan, hanya gunakan yang sudah terpercaya.

Install Aplikasi Terpercaya

Aplikasi terpercaya adalah aplikasi yang berasal dari developer kenamaan dan terpercaya. Ciri-ciri aplikasi yang kurang terpercaya ialah aplikasi dengan jumlah download sedikit dan teralu banyak review buruk dari pengguna sebelumnya.

Rajin Update OS

Kapanpun vendor Android kalian mengeluarkan update software atau operating system, jangan ragu atau terlalu lama berpikir untuk melakukan update. Pembaruan yang dirilis biasanya menawarkan perbaikan pada celah-celah keamanan sistem operasi sehingga sangat direkomendasikan untuk di-install. Demikian tips amankan Android ala AndroidBanget.com, semoga bisa berguna untuk meningkatkan security ponsel atau tablet Android kalian. Jangan ragu untuk klik tombol like atau tweet untuk berbagi dengan teman atau saudara.




sumber : http://androidbanget.com

Kapanpun vendor Android kalian mengeluarkan update software atau operating system, jangan ragu atau terlalu lama berpikir untuk melakukan update. Pembaruan yang dirilis biasanya menawarkan perbaikan pada celah-celah keamanan sistem operasi sehingga sangat direkomendasikan untuk di-install.

Baca lebih lengkap di: http://androidbanget.com/6-tips-amankan-android-kalian.html

12 Tips Memotret dengan Kamera Ponsel

Ponsel sudah berganti nama menjadi telepon cerdas alias smartphone berkat penambahan fitur-fitur di luar kemampuan normalnya. Salah satunya adalah penambahan kamera.

Cukup banyak pengguna smartphone yang hanya mengandalkan ponsel di kamera untuk perangkat dokumentasi dan fotografi. Namun, banyak dari mereka yang kurang puas dengan hasil jepretannya.

Mereka banyak mengeluhkan kualitas hasil fotonya, baik dari segi kualitas gambar maupun kualitas isi foto itu sendiri.

Ingin tahu cara bikin foto bagus dengan smartphone? Berikut 12 tips dari jurnalis multimedia dan fotografer jalanan yang menjadikan iPhone sebagai senjatanya, Richard Koci Hernandez.

1. Ini masalah pencahayaan. Mengambil foto pada kondisi cahaya yang bagus—pagi hari atau menjelang senja—memiliki kemungkinan untuk mengubah foto yang biasa jadi luarbiasa!

2. Jangan gunakan fitur zoom. Hasil zoom dari ponsel sangat buruk dan bisa menjadi awal dari hasil yang buruk. Jika ingin memperoleh gambar yang lebih dekat, mendekatlah dengan kaki Anda, bukan dengan tombol zoom.

3. Kunci eksposur dan fokus. Dengan aplikasi kamera default, tekan/tap dan tahan tombol Shutter. Ketika tanda kotak berkedip, artinya eksposur dan fokus sudah terkunci. Baru ambil gambar dengan menekan penuh tombol shutter atau melepas jari dari layar.

4.  Edit, edit edit. Tahan diri, jangan share semua jepretan Anda. Posting atau share hanya hasil yang bagus agar pengikut Anda, misalnya di Instagram, bertambah. “Kami tidak ingin melihat 1000 foto dari anakmu, tampilkan yang paling bagus saja!”

5. Jangan terlalu menilai tinggi masalah teknik. Latihlah kemampuan Anda melakukan observasi.

6. Belajarlah untuk mengamati dan melihat secara lebih mendalam. Filter tidak bisa menggantikan mata yang baik. Perhatikan momen, cahaya, dan objeknya. Jika Anda akan menambahkan efek sepia, black and white, atau filter lainya nanti, silahkan saja. Untuk keperluan jurnalisme, sebaiknya tinggalkan yang namanya filter itu.

7. Jepret diam-diam untuk mendapat hasil yang alami. Lakukan pengambilan gambar secara diam-diam agar objek manusia tidak tahu bahwa gambarnya sedang diambil. Kecenderungan seseorang ketika tahu sedang difoto adalah bergaya: hasilnya sangat tidak natural.

8. Buat target dan tenggat. Ambil 20 gambar untuk satu benda dari berbagai sudut. Anda akan melihat bahwa dunia tampak berbeda jika dipandang dari sudut yang berbeda. Bahkan jika Anda sekedar berjalan memutari segelas kopi di dapur, akan terlihat bedanya sudut pengambilan gambar dan pencahayaan yang jatuh padanya.

9. Ketahui apa yang ingin Anda lihat sebelum dapat melihatnya. Buat daftar tentang apa yang ingin Anda foto hari ini dan temukan. Cara ini akan mengasah intuisi dan pengalaman Anda.

10. Pelajari cara kerja fotografer lain. Cara fotografer lain mengambil gambar akan menjadi sumber inspirasi bagi Anda. Banyak hal yang sebelumnya tidak terpikirkan menjadi jelas setelah melakukan pengamatan. ATM: amati, tiru, modifikasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

11. Selalu siap. Pastikan saat hati dan pikiran bilang “Shoot!”, kamera Anda telah siap ditekan. Jangan sampai kamera/ponsel Anda masih ada di kantong celana, di dalam tas, atau ketinggalan di toilet.

12. Miliki ponsel atau smartphone berkamera. Kesebelas tips di atas tidak berguna tanpa tips terakhir ini.

 
Design Downloaded from Free Website Templates Download | Free Textures | Web Design Resources